Masjid Al-Khairiyyah, satu-satunya bukti yang tersisa dari sebuah komunitas masyarakat muslim yang kini lenyap. Orang-orang mengenalnya sebagai kampung Texas. Berdiri di sebuah area yang terletak persis di tengah jantung kota Manado, Kampung Texas adalah cerita yang hampir hilang ditelan gedung-gedung pertokoan yang berjejer sepanjang bekas reruntuhan perkampungan.
Mulai berkembang sejak tahuan 1970-an, kampung Texas yang dulu dikenal sebagai kampung Haven (Bahasa Belanda yang artinya pelabuhan atau bandar, yang kemudian dalam dialek manado disebut bendar), adalah salah satu pemukiman muslim padat penduduk yang terletak di pusat kota Manado. Masjid Al-Khairiyyah, sebagai pusat peribadatan kaum muslim, adalah ikon kampung Texas yang dihuni lebih dari 70 kepala keluarga, terletak di tengah-tengah perkampungan.
Masjid yang sempat menjadi konfli beberapa tahun lalu ini, tidak hanya digunakan sebagai tempat ibadah umat Islam kampung Texas, tapi juga menjadi tempat ibadah bagi orang Islam yang berada di seputaran kompleks bendar, Manado. Letaknya yang strategis di salah satu jantung perekonomian kota Manado, kampung Texas tumbuh menjadi komunitas muslim yang menggantungkan hidupnya dengan berdagang.
Puluhan tahun keberadaannya, kampung Texas kini hilang dan meninggalkan cerita pilu. Digusur atas nama pembangunan dan penataan kota, komunitas muslim yang turut menggerakkan perekonomian kota itu pun harus mengalah pada mesin-mesin dan petugas pemerintah yang memaksa mereka untuk angkat kaki dari lokasi yang kini berdiri Gedung pertokoan besar. Komunitas muslim itu kini hilang tak berbekas, satu-satunya cerita dan sejarah yang tersisa adalah bangunan masjid yang bahkan sampai beberapa tahun terakhir masih dipermasalahkan.
Tidak terhitung berapa banyak masyarakat muslim yang kehilangan sumber pendapatan dan mata pencaharian. Dipindahkan ke lokasi baru yang berjarak cukup jauh, komunitas muslim kampung Texas pun mengalami kesulitan secara ekonomi, karena lokasi yang cukup jauh menyita waktu dan memakan biaya yang tidak sedikit.
Kini, setelah pemerintah mengusulkan pembangunan Graha Religi di bekas reruntuhan, kampung Texas seperti hilang ditelan bumi. Masjid Al-Khairiyyah, yang kini menjadi satu-satunya bangunan di lokasi itu, biarlah menjadi satu-satunya penutur, yang menggaungkan suara masa lalu, bahwa ditengah persaingan ekonomi dan pesatnya pembanguna kota, sebagian cerita sejarah kota ini telah lenyap bersama hilangnya kampung Texas
0 Comments